Wednesday, 24 September 2008

Syukur Buatmu Tahu


Hari ini saya mlakukan aktifitas biasa, tapi entah kenapa, handphoNe jadi biang masalah hari ini.
CobA liHat, gara2 Hp saya sempat ngamuk dEngan teman sekelas.
Dan malam ini juga, gara2 Hp saya ngamuk dEngan pembAntU.
Man, setan slalu ada dimana mana, bAhkan orang yang laGi puasapun bisa diGoda supaya mreka jadi setan buat orang lain seHingGa kita marah dgn kita.
Mau bukti?
Akan saya critakan.
PRovidEr yg 1 ni memang murah aBis, makanya bisa jadi biang!
PembAntU! Kalo ada yg bilang mreka pantas disiksa, itU SALAH BESAR , tapi kalo ada yang bilang mreka BIANG MASALAH itU bAru 100% bener!!
Kalopun merka meminta beneFit atas pengaBdian mreka, wajar, tapi bkan brarti mreka bisa sekarepe dEwek...
Hanya gara2 pinjem handphoNe, pembAntUku pernah menOlak menjualKan eskrim hanya gara2 mau nelpoN sodaranya yg pertamanya dia juga menOlak menelpoN dgn segala alasan.
HebAaT heh?
TerPaksa saya yg tUrun tangan.
NgamukLah diriku. HingGa t'jadi perang muluT t'besar sepanjang sejarah Hidupku (huaha, kesanNy hiperbul g sie??).
gak masalah mau didEnGer atau tidak amukanku, tapi saya tetap inGin dia tau kalau saya benar2 marah.
So, aq mulai melayanGkan tangan ke arah pintU triplek t'dEkat. GUBRAK!!!
BeruntUng pintU cokLat tUa itU tidak jebol.
Tetapi b'berapa langkah ke dEpan, aku meliHat pintU kaCa tUa yg dari jaman jebot tak p'nah diGanti, dan pikiranku mulai gelap. PRANG!!!!!
Salah 1 kaCa.nya pecAh, tanganku penuh serPiHan kaCa.
"kaCa pecAh? SerPiHan kaCa? Man, sakti bAnget yah kalo tanganku gak luka?"
As i thouGht before, my hand hurt.
Huah, darahnya cukup buat main2 mistik takHayul kayaknya.
Parah.nya mesti lapor mama...
Waduh, mau ngoMoNg apa cObA?
Bilang kalo saya emOsi dan mecAHin kaCa? "knapa gak beli tali 2 meter di toko sebelah, trus gantUng diri aja skalian?"
Ya sudahlah, jika perSetan ini mau b'sandiwara, saya akan menGucAp thanks for you!
"ADeEeEeEekK, knapa sial mulu sie? Tempo ari luTuT gara2 jatoh kpentok, minGgu lalu jatoh dari mOtor n bAbras smua, skarang ksandung trus nampel kaCa, napa gak bunuh diri aja skalian sie??"
Nah, kLuar 'kan kata2 "BUNUH DIRI".nya?
"ya, namanya juga apes", kataku enteng.

Besok para pendoa kesayanganku datang, katanya sie mau mendoakan saya yang slalu apes ini,.
Tapi, malah bAlik mendoakan mama, karena t'liHat hal mistis yg dibuat t'jadi di mama.. (ok, saya gak akan crita, saya gak mau bloG ini jadi serem.)
Saya jadi bisa b'doa tiap hari kpd TUhan agar IA selalu ada untUk mama, dan gak lupa, "TUhan, trima kasih karna Engkau memberiku emOsi yang beGitU tingGi, jadi aq bisa b'syukur setiap saAt untUk selalu tahu"

Tuesday, 23 September 2008

Suara yang tak terdengar


Mungkin PD kalo saya bilang ini adalah pertanyaan semua orang,, buat orang yang menganggap beribadah itu cuma suatu kewajiban, siapa yang gak bakal nanya seperti ini?

Hey man, seekarang sudah jaman revolusi dunia.... kalo mau dunia berubah,, mulailah dari mengakui diri........


---Dunia atau Hati, Tak ada atau Tuhan?---
Dunia.....
Hidupku bergelimang harta
Harta dunia
Dan hanya nikmat dunia
Nikmat dunia
Dunia

Aku dipanggil ke rumah-NYA
MelihatNYA
RumahNYA
MengikutiNYA
Menjadi anakNYA
Memilih jalan sengsara
Penuh nikmat surga

Tetapi hatiku belum terbuka
Melayania dengan hata hampa
Meski sukarela

Palsu.....
Imanku masih palsu
Yang berkata hanya mulutku
Tetapi semuanya palsu
dan masih palsu

Aku gembira
Tapi tak mau sengsara
Belum bisa mengikutiNYA
Aku senang
Tapi hatiku tak tenang
Tak adakah yang bisa ku pegang?

Kenapa?
Hanya karna dunia?
Atau tak ingin sengsara?
Apa hanya menyesali dosa?
Atau mengira Tuhan tak pernah ada?
Apa imanku luntur sebelum akhir dunia?
Apa aku kalah oleh hati yang hampa?
Atau tak mau menerima derita?
Apa aku tak menginginkan nikmat surga?
Dan lebih memilih dunia?

Dunia yang penuh harta dan kuasa
Sengsara dan neraka
Kejam, tak berhati dan tak berharga?
Untuk apa aku memiliki dunia?

Apa jawabanya hanya ada
Jika aku melihat hati?
Jika YA
Akan ku jawab, suatu hari nanti