Friday, 27 February 2009

Hanya Objek Sederhana



Guys,, kita lihat....
objek ini adalah objek yang sangat sedehana.
kita bisa mendapatinya di berbagai tempat termasuk di rumah sendiri.tapi dalam dunia fotografi, hal sederhanapun bisa menjadi objek yang sanagt menarik....
contohnya benda yang 1 ini. dengan sedikit sentuhan teknologi, benda ini menjadi picture yang cukup menarik.
Inspirasi artikel yang 1 ini, saya akui saya dapat dari gadged yang saya pasang si sidebar sebelah kanan blog ini.
lihatlah ke-2 gambar yang ada di atas dan bawah tulisan ini. berbeda memang, tapi bojeknya 1, lumayan bukan??

Friday, 6 February 2009

Batu negatif yang menyembunyikan udang positif


Ok teman-teman, kali ini kita akan membahas tetang salah satu music di aIndonesia yang agak ‘hard’. Apa itu? Hip Hop.
Sebelumnya, apa sih maksudnya ‘jangan pernah melihat segala sesuatunya haya dari kulitnya tetapi kupas, dan lihatlah dalam dari yang terdalam’? dengan ini kita diajak untuk melihat dan memahami segala sesuatunya. Melihat dari segala segi dan menyimpulkan secara objektif. Sekali lagi ‘how you think, depend on how you see’ (next88km.blgspot.com: Monday 19 jan ’09).

Ok, apa itu Hip Hop? Secara umum, Hip Hop diasumsikan sebAgai salah satu genre music yang popular di luaran sana,di belahan bumi Barat jelasnya. Tetapi untuk di Timus sendiri, masih dalam tahap pempopuleran. Tetapi apa sih sebenernya Hip Hop itu? Secara pribadi, saya bisa mengatakan kalau Hip Hop merupakan salah satu bentuk apresiasi para seniman dari seluruh kalangan terhadap inspirasi itu sendiri, karena seni merupakan freedom yang unlimited. Hip Hop merupakan sebuah genre –yang bukan hanya music tapi juga- seni yang cukup hard dan bebas. Inilah yang disebut pertumpahan isi hati dan ekspresi. Hip hop mempunyai elemen dimana elemen seni dari teknik tarik suara, permainan music, gerak tubuh dan, cat dan tembok juga ikutan termasuk dalam elemen Hip Hop.
Nah, kita bahas sedikit:

  • Negatif: kanapa Hip Hop merukan hal yang negative? Disini kita lihat bahwa music Hip Hop merupakan hasil music adopsi luar yang dimana berasal dari Negara yang mempunyai kebebasan tinggi terhadap seni. Dengan keadaan yang seperti ini, maka orang bebas menumpahkan isi hatinya, termasuk yang kurang enak didengar, macamnya pelecehan, penghinaan, kata-kata kasar, dsb. Ini lah yang menyebabkan orang-orang timur kurang bisa menerima Hip Hop sebagai bagian dari hasil ekspresi dan inspirasi seseorang.
  • kenapa masi ada yang menganggap Hip Hop itu positif? Ya, sebab Hip Hop merupakan sarana. Sekali lagi saya mengataka bahwa Hip Hop adalah sarana yang digunakan untuk mewujudkan seni. Dan disinilah HipHoppers timur mencoba melihatnya sebagai sarana dengan hanya melihat secara umum. Sekarang ini Hip Hoppers sedang mencoba untuk mengubah cara pandang orang-orang yang menganggapnya negative dengan memberinya limit dan menyesuaikannya dengan kebudayaan Timur. Contohnya, masih ingat dengan singlenya Soul Id dengan banrol ‘Brand Nuday’? ini merupakan salah satu bentuk adaptasi Hip Hop di daerah Timur -terutama Indonesia- dari orang-orang yang menyenangi Hip Hop.
  • positif: tahu ‘kah anda mengapa judul dari artikel ini saya buat sedemikian rupa? Inilah maksudya. Hip Hop secara fisik memang negative, tetapi sadarkan anda bahwa Hip Hop sebenarnya sungguh positif? Lihatlah, meskipun kasar, tetapi hip hop member sarana untuk anak-anak muda juga seniman dari seluruh kalangan untuk menumpahkan segala isi hatinya? Disinilah kaita temukan kebebasan berkarya. Karya anak bangsa yang patut didengar dan dihargai. Meskipun kasar, tetapi itu hanya terdapat di dalam lagu, graffiti, dkk. Meskipun tak enak untuk dipahami, setidaknya masihh enak untuk didengar. Meskipun tidak enak untuk dibaca, tetapi masih enak untuk dilihat. Inilah keunikan Hip Hop. 1 lagi, Hip Hop tak pernah mengajarka kepada anak-anaknya unntuk berbuat arogan dan merealisasikan hal-hal hard yang dimilikinya di dunia nyata apalagi di masyarakat.
  • netral dan mempunyai kreatifitas tinggi: hey, Hip Hop juga termasuk genre seni yang netral loh….. mau bukti? Graffiti. Tidak hanya untuk mengotori tembok, tetapi ini bisa mengisi space kosong dan memperindah pemandangan dari yang hampa dan omblongan menjadi ada yang dilihat. Bagi yang tak suka corat-coret tembok, mau bikin di kertas pun jadi. Hip Hop bisa di mix dengan berbagai genre musik lain macam rock dan dance menjadi triphop. Beatnya multi fungsi, karena di dunia Hip Hop ada yang disubut denagn ‘Mix Tape’, jadi yang punya beat keren, kalian bisa bikin random single, dengan menciptakan lirik yang berbede-beda dan menggabungnya dengan sarana 1 beat. Meski berbeda tema dan terkesan lagu yang dipotong-potong lalu disambung secara aacak, tapi jadinya keren juga lo.

Ini semua merupakan keunggulan Hip Hop yang tersembunyi. Yah, negative nemang bisa menyembunikan segalanya jadi, lihatlah dalam dari yang terdalam. Tetapi, cukup sullit juga mempopulerkan Hip Hop di daerah Timur ini sebab, sama halnya dengan majalah ‘Playboy’ yang diadopsi dari amrik itu. Sulit bukan meyakinkan bahwa majalah itu cukup sopan untuk dibaca oleh kalangan Timur, padahal majalah itu sudah mengalami adaptasi dan disesuaikan dengan kebudayaan sini. Tetapi kenapa sungguh sulit untuk diterima? Karena sudah terlanjur image dari majalah itu sendiri merupakan image majalah barat yang tak bisa diterima oleh kita orang Timur. Dan ini juga yang terjadi pada Hip Hop.
Well, kembali lagi, ‘How You Think Depend On How You See’.


Regard
~Sam’My

Tuesday, 3 February 2009

Live Forever and be Unbreakable


They poisoning my fantasy
Hurt
Its hurt
Burn my body up to the head
And down to the toe
Hurt
Its hurt
Its very hurt
Let me down and sink very deep
Deep unti far down in the ocean
Touch the bottom and up again
Now I'm change
Stand under the sun
Shine very bright
Clear as a diamond
Wild, strength, cold, undeathable
Live forever and be unbreakable

Monday, 2 February 2009

Better predicate by being an animal than a human.



Sering kali kita mendengar orang yang menghina kita dengan mengatai kita anjing, litah, buaya, udang, dsb. Sering kali orang menghina kita dengan menyamai kita dengan binatang. Tetapi tahu ‘kah anda bahwa binatang lebih baik daripada manusia??
Mungkin selama ini anda sadar, hanya saja sebagai manusia - yang derajatnya diakui paling tiggi diantara makhluk Tuhan yang lain- tidak mau mengakui diri. Contohnya saja, anda selalu marah jika dikatai otak udang, atau disamai dengan anjing. Ini merupakan bukti nyata bahwa kita sebagai manusia selalu nenyombongkan diri dan selalu merendahkan martabat makhluk lain.
Terkadang, manusia memang tak punya kepala yang cukup waras untuk berpikir secara benar dan jernih.
Jujur saja, setalah melalui pengalaman yang manis juga pahit bersama teman, keluarga, saudara, klien dan banyak orang lain, saya menjadi sadar bahwa hidup seekor binatang itu lebih enak daripada manusia. Mereka hidup dengan bebas dan tanpa beban, menjalani kodrat apa adanya dan bertindak seperlunya.
Ok, mari kita bahas sedikit:

  • Tak pernah punya pikiran untuk menguasai: kita sendiri tahu bahwa binatang tak pernah bertingkah layaknya mereka adalah penguasa bumi terhebat. Mereka punya rasa takut dimana mereka tak pernah ingin diusik. Mereka melakukan 2 cara untukmewujudkan itu yaitu menghindar ataupun melawan saat terdesak. Demikian pula dengan binatang buas.
  • Tak ada yang serakah: kalau anda berpikir bahwa binatang itu serakah, anda salah! Karena binatang hanya berburu dan makan pada saat dia lapar. Mereka tak pernah menyimpan makanan mereka di suatu tempat dan menjaganya setiap saat hanya karena mereka takut kelaparan. Sementara kita?
  • Mempunyai wilayah kekuasaan bukan cara untuk hidup: kita tahu bahwa ada binatang yang hidupnya berkelompok dan membentuk wilayah kekuasaan, contohnya singa. Mereka bukanlah membentuk itu semua semata-mata untuk hidup dan menjadi penguasa melainkan untuk melindungi. Mereka melindungi anak2 mereka hingga mereka cukup umur untuk hidup mandiri juga kawanan mereka, bukan untuk menguasai.
  • Iri tapi tak dengki: binatang punya rasa iri terhadap satu sama lain, tetapi mereka tak punya rasa dEngki maupun dendam. Kita lihat saja hewan peliharaan kita, kalau kita hanya menyayangi 1 dan tidak dengan yang b, maka si b pasti akan meminta perlakuan yang sama. Tetapi mereka tak punya rasa dendam dengan mencoba untuk saling membunuh. Sementara kita?
  • Tak punya ambisi: mereka tak pernah punya ambisi untuk mencapai sesuatu. Mereka hanya akan mengejar segala sesuatu yang ada di pelupuk mata, bukan yang ada di seberang laut, atau hal yang mereka tahu tak mugkin tercapai.
  • Don’t have mind but instinct work: mereka tak punya pikiran tapi mereka punya insting. Kapan mereka haus, kapan mereka lapar, kapan mereka berburu, kapan mereka menyerang, kapan mereka menghindar, mereka selalu tahu apa yang mereka perbuat dan yang harus mereka perbuat.
  • Tak punya rasa curiga: mereka punya rasa iri, tapi tak pernah curiga terhadap sesama. Mereka percaya. Mereka tahu mana yang harus dicurigai, dan itu beralasan. Karena mereka tahu apa yang mereka perbuat.
  • Tahu akan jati diri: kenapa demikian? Pernahkan anda melihat jikalau ada rusa melawan buaya? Pastinya tidak karena mereka tahu bahwa buaya bukanlah hewan yang bisa diajak kompromi dan bukanlah tandingan yang tepat. Dan bukan musuh yang bisa dilawan walau 1:1000. Sementara kiat? Bahkan kita sering melakukan hal yang disebut ‘bagai pungguk merindu bulan’?



Nah, bagaimana?
Masihkah anda menyangkat kebaikan binatang dibanding manusia?