
NOw, i'lL make you laugH ouT loud!!
Knapa? Karena saya seorang murid!!
Kok, hanya krn saya seorang murid, saya akan membuat kalian tertawa kencAng?
Ini critanya!
Simak bAik2, dan saya jamin akan membuat kalian b'tanya 'pa saya masiH ingat jadi seorang murid atau tidak, sambil tertawa!!!
Hari itU hari raBu, hari paling apes yang pernah ada, hari terbodoh saya sbg murid selama hampir 14 tahun. Entah kenapa saya bisa lupa akan tas saya. Lupa memasukKanNya ke mObil, dan sayapun tidak sadar bAhwa tas saya masi ada di dalam kamar. Saya berangkat k sekolah diantar mama dEngan perasaAn 'kok kaya 'da yg ktingGalan ya?'.
Haha, saya juga masih tidak sadar kalau tas sayat tidak ada di jok blakang.
Sesampai di sekolah, saya bAru sadar bAhwa yg ktingGalan adalah tas saya, dan saya hanya berbekal buku kimia saja yg saya bAwa krn lupa memasukKanNya k tas kmarin malam.
DEngan terPaksa mama pulang laGi mengambilKan tas saya, dan saya berburu orang terdEkat yg bisa saya critai kejadian ini. Saya tertawa, menertawakan diri sendiri, betapa bodohnya diriku.
'tasmu mana?' itU adalah pertanyaAn pertama teman2 ktika saya menGinjakKan kaki di kelas. Saya pun menjelaskan sambil tertawa terPingkal keras.
Loh kok tertawa?
Kok gak seDiH?
Koh gak nanGis?
ItU pertanyaAn heran dari teman2...
Huah, bAGi saya tak ada yang perlu ditanGisi. Mungkin saya adalah orang yang terlalu bAnyak menahan perasaAn, dan saya adalah orang yang super cuek, jadi tak masalah, salah ya salah...
So, ktika tas saya datang, saya tak mau laGi memerahkan muka, jadi saya menyuruh mama untUk menitipkanNya dipos dan mengambilnya waktU istirahat.
1 guru tau tentang kJadian ini. Guru yang paling rese juga b'sahaBat, guru TI. 'masiH ingat kamu jadi murid?' itU yang ditanyakanNya padaku.
Ya ya ya, aku apes, so, mau apa?
yah, kalau saja saya orang yang, entahlah bagaimana kaum hawa menyebutnya, mungkin saya akan sedih, menangis, dan bla bla bla.....
tetapi buktinya tidah, saya hanya orang yang tidak mau ambil pusing. saya hanya berpikir bahwa teman-teman saya adalah orang yang baik dan bersedia berusaha membantu sebisanya, itu sudah cukup bagi saya. buktinya, banyak yang meminjami segala sesuatu yang saya butuhkan sebelum tas saya sampai.
No comments:
Post a Comment